Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri molekul-benda-makhluk-hidup. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri molekul-benda-makhluk-hidup. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Januari 2020

Molekul Dalam Benda Mati Dan Makhluk Hidup

Molekul dalam benda mati dan makhkluk hidup – Pada intisari materi pelajaran Partikel Penyusun Benda mati dan Makhluk Hidup yang telah disajikan terdahulu disebutkan bahwa partikel ialah satuan dasar penggalan terkecil dari suatu materi atau benda yang masih mempunyai sifat bahan atau benda tersebut.

Molekul dalam benda mati dan makhkluk hidup Molekul dalam Benda Mati dan Makhluk Hidup

Di dalam partikel itu ada atom-atom yang berikatan satu sama lainnya membentuk senyawa. Senyawa yang terbentuk inilah yang akan menjadi penyusun benda mati dan makhluk hidup.

Tubuh makhluk hidup tersusun atas banyak atom yang berkaitan satu sama lainnya. Atom yang saling berikatan ini akan membentuk suatu senyawa yang tersusun sedemikian rupa sehingga membentuk penggalan badan manusia.

Contoh, sehelai rambut mengandung atom Karbon (C), Hidrogen (H), Nitrogen (N) dan Sulfur (S). Begitu pula halnya dengan tulang, terdiri dari unsur Kalsium (Ca), Posfor (P) dan Oksigen (O).

Tubuh makhluk hidup lainnya juga tersusun atas banyak sekali partikel molekul dan materi kimia. Molekul-molekul ini tidak sanggup dilihat secara kasat mata melain dengan santunan mikroskop.

Benda (mati) juga tersesusun atas molekul-molekul tertentu. Contoh, balok kayu, sampah, plastik, air minum, udara dan pakaian, terbentuk dari zat kimia yang tersusun atas molekul-molekul.

Dalam suatu senyawa, susunan molekul-molekul benda membentuk sifat-sifat tertentu. Contoh, llastik bersifat lentur, lantaran molekul penyusunnya mempunyai rantai panjang. Sementara arang gampang patah lantaran susunan antar atom-atom penyusunnya mempunyai ruang kosong.


Jika benda dibakar akan menjadikan busuk yang berbeda-beda. Anda tentu pernah mencium busuk bulu unggas atau rambut yang dibakar. Kedua benda ini kalau terbakar akan menghasilkan busuk yang berbeda.

Hal ini disebabkan oleh zat-zat yang dikandung oleh bulu unggas maupun rambut akan menjelma zat lain atau zat baru

Terbentuknya zat gres akhir pembakaran ditandai dengan perbedaan warna dan bau. Warna dan busuk berbeda lantaran partikel benda itu juga berbeda-beda.


Selain molekul setiap zat berbeda, sifat materi juga berbeda.karena perbedaan susunan molekul dalam materi tersebut. Mari kita bahas dua pola molekul penyusun dalam materi zat.

1.Tanaman umbi
Tanaman umbi (misalnya kentang, ubi jalar dan talas) mengandung pati berupa amilum. Tanaman ini sanggup dimakan sebagai sumber energi.

Pati (amilum) tersusun atas molekul-molekul berantai panjang yang disusun oleh unit-unit molekul yang lebih sederhana. Unit molekul sederhana ini disebut dengan Glukosa (C6H12O6).
.
Antara molekul glukosa yang satu dengan yang lainnya dihubungkan oleh atom Oksigen dengan ikatan glikosida.

Glukosa terdiri dari molekul amilum yang tersusun atas atom Karbon (C), Hidrogen (H) dan Oksigen dengan perbandingan tertentu.

2.Pensil tulis
Pensil tulis terbuat dari kayu yang tersusun atas selulosa, juga mempunyai rantai panjang yang terdiri dari atas molekul glukosa.

Dapat dikatakan, selulosa dan amilum mempunyai molekul penyusun yang sama yaitu glukosa tetapi jenis ikatan antar molekul glukosanya berbeda.

Selulosa merupakan zat yang terasa agak keras lantaran ikatan antar molekulnya agak berpengaruh sehingga kalau tergoda tidak sanggup dicerna dengan sempurn oleh tubuh.

Berbeda dengan amilum. Amilum mempunyai ikatan antar molekul agak lemah sehingga kalau dimakan sanggup dicerna oleh tubuh.
Jadi, perbedaan sifat zat (kimia dan fisika) disebabkan oleh banyaknya zat, jenis atom penyusun dari molekul-molekul sifat zat tersebut.Juga disebabkan oleh pola susunan dan jenis ikatan antar molekul penyusun materi.

Konsep Atom Dan Molekul Serta Ion

Konsep atom dan molekul serta ion – Konsep atom, molekul dan ion merupakan bab pertama Intisari Materi Pelajaran Partikel Penyusun Benda dan Makhluk Hidup yang disajikan kesempatan ini. Bagi siswa, termasuk guru yang membutuhkan materi pelajaran IPA kelas 9 SMP/MTs semester Genap ini, sempurna banget sudah hingga di blog ini.

 molekul dan ion merupakan bab pertama Intisari Materi Pelajaran  Konsep Atom dan Molekul Serta Ion
Partikel penyusun materi (matrapendidikan.com)

Kajian dan ulasan materi pelajaran Partikel Penyusun Benda Mati dan Makhluk Hidup ternyata sangat luas. Oleh lantaran itu perlu disajikan intisarinya untuk mempermudah anda mempelajari materi ini.

Pembahasan dalam intisari ini diadaptasi dengan KI dan KD mata Pelajaran IPA Semester Genap. Baik, kita mulai saja!

Hubungan atom, molekul dan ion sanggup diketahui dalam peta konsep berikut ini!

Partikel materi itu berupa atom, yang sanggup membentuk molekul dan ion. Molekul terbagi 2 yaitu, molekul unsur dan molekul senyawa.  

Unsur tersusun atas atom-atom yang sama. Sedangkan senyawa tersusun atas atom-atom yang berbeda.

Ion terdiri atas ion positif dan negatif. Ion juga sanggup membentuk suatu senyawa.

Atom, molekul dan ion merupakan jenis partikel dasar penyusun materi. Jenis partikel materi ini akan mempengaruhi sifat benda, seperti: materi serat, karet, tanah liat, kaca, plastik dan logam. Partikel merupakan satuan dasar bab terkecil dari suatu materi atau benda.

1.Atom

Atom yakni satuan terkecil suatu materi yang terdiri atas inti dan dikelilingi oleh elektron. Dalam inti atom terdapat proton (muatan positif) dan netron (tidak bermuatan). Boleh juga dikatakan bahwa atom yakni partikel penyusun suatu unsur.

Kumpulan atom yang memiliki sifat dan abjad sama disebut unsur..Ternyata badan makhluk hidup tersusun atas milyaran atom. Begitu pula benda atau zat menyerupai kayu, palstik, air udara dan lain sebagainya, juga tersusun atas atom-atom.

Atom-atom tersebut saling berikatan dan membentuk senyawa tertentu. Senyawa yang terbentuk ini akan menawarkan sifat-sifat tertentu pada benda, menyerupai elastis, ringkih dan kuat.

2.Molekul

Molekul yakni campuran atau ikatan beberapa atom unsur. Dapat juga diartikan molekul yakni partikel terkecil dari suatu unsur atau senyawa.
Baca juga : Molekul dalam Benda Mati dan Mkhluk Hidup
Molekul terbagi 2, yaitu molekul unsur dan molekul senyawa.

-Molekul unsur yakni gabung atom yang sama jenisnya. Contohnya, O2, H2,N2 dan lain sebagainya.

-Molekul senyawa yakni campuran atom unsur yang berbeda jenisnya. Contohnya: H2O, CO2, H2S dan lain sebagainya.

Molekul zat juga akan menghipnotis sifat-sifat zat. Misalnya, Zat yang dibakar akan membentuk zat gres yang sifatnya berbeda dengan sifat zat aslnya. Zat yang tersusun oleh molekul sama dibakar akan menghasilkan anyir yang sama juga. 

Bau rambut dan bulu binatang yang dibakar akan sama lantaran kedua zat ini tersusun atas molekul yang sama, yaitu protein. Begitu pula anyir kertas dan kayu yang telah dibakar, akan sama lantaran tersusun atas molekul selulosa.

3.Ion

Ion yakni atom yang bermuatan listrik. Ion yang bermuatan listrik positif disebut kation dan ion bermuatan negatif disebut anion.

Kation dan anion berupa ion tunggal (satu jenis atom) sanggup pula ion poliatom, mengandung dua atau lebih atom yang berbeda. Proses pembentukan ion disebut ionisasi. Gaya tarik menarik antara kation dan anion dalam suatu senyawa disebut ikatan ionik. 

Nah, bagaimana? Konsep atom, molekul dan ion menjadi singkat, bukan? Mungkin anda sudah paham, namun kalau belum anda boleh bertanya melalui kolom komentar di bawah ini!. 

Sampai jumpa pada artikel berikutnya.