Kehadiran guru di kelas dan hasil berguru siswa – Sangat menarik untuk dicermati apa yang disampaikan oleh Drs. Azri dalam silaturrahmi dengan majelis guru SMPN 2 Lintau Buo beberapa waktu lalu. Mengutip beberapa hasil penelitian yang dibaca dan dipelajarinya, pengawas Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan dan kebudayaan Tanah Datar itu memberikan bahwa kehadiran guru di kelas kuat signifikan terhadap hasil berguru siswa.
Ada dua kata kunci pokok yang perlu dicermati dari pernyataan tersebut, yaitu kehadiran guru dan hasil berguru siswa.
1.Kehadiran guru di kelas
Dapat dipahami bahwa kehadiran guru bukan hanya sekadar hadir di dalam kelas untuk mengajar. Hadir dalam hal ini dimaknai membuat pembelajaran yang efektif dan efisien.
Pembelajaran demikian hanya akan terwujud apabila guru sanggup menyajikan pembelajaran yang menyenangkan bagi penerima didik. Kenapa suasana pembelajaran menyenangkan itu perlu?
Pembelajaran menyenangkan yang disajikan guru akan berdampak positif pada pengelolaan kelas sehingga meminimalisir sikap menyimpang siswa selama belajar.
Guru hadir di ruang kelas benar-benar siap dengan seni administrasi dan metode pembelajaran yang akan diterapkan. Hal ini akan lancar bila guru menguasai bahan pelajaran dengan baik dan menghubungkannya dengan pengalaman siswa sehari-hari.
Modal besar yang diharapkan guru yakni pengetahuan yang luas berkaitan dengan bahan pelajaran yang disajikan. Hal ini sanggup diperoleh, menyerupai ungkap Drs. Azri, melalui banyak membaca buku sumber sehingga sanggup memaparkan bahan pelajaran dengan pengalaman siswa sehari-hari
2.Hasil berguru siswa
Memang tak sanggup dinafikan, ada kecenderungan anggapan keliru wacana hasil berguru siswa. Hasil berguru siswa sering dianggap sebagai hasil ulangan semata.
Jika hasil ulangan siswa elok maka pembelajaran dikatakan telah berhasil di suatu sekolah. Itu memang tidak salah. Hanya saja, hasil berguru dalam konteks pendidikan Indonesia meliputi seluruh aspek, baik kognitif, afektif maupun psikomotor.
Dikaitkan dengan kehadiuran guru di ruang kelas, boleh jadi kehadiran guru sudah elok namun hasil Ujian Nasional kurang memuaskan. Apakah itu membuktikan proses berguru di ruang kelas kurang bagus?
Belum tentu. Kenapa hasil UN kurang bagus? Itu alasannya yakni proses persiapan UN belum memadai. Namun proses berguru siswa boleh jadi sudah berjalan sebagaimana mestinya.
Lihat juga :Tips Menjadi Guru Perferct dan Multitalent
Namun demikian, kehadiran guru di kelas memang kuat terhadap hasil beljar siswa. Jika guru yang hadir di ruang kelas ‘membelajarkan’ dan bukan semata ‘mengajar’ siswa, akan bermuara pada hasil berguru yang memuaskan.

