Rabu, 01 Januari 2020

Pernah Mengajar Dengan Berbekal Buku Catatan Semasa Sekolah

Pernah mengajar dengan berbekal buku catatan semasa sekolah – Buku catatan pelajaran yang pernah saya simpan semasa sekolah di Sekolah Menengah Pertama dan SMA. Tanpa diduga, ternyata berkhasiat kembali bagi saya, saat menjadi guru untuk pertama kalinya di beberapa sekolah swasta di Kota Wisata Bukittinggi tahun 1993.

Pernah mengajar dengan berbekal buku catatan semasa sekolah Pernah Mengajar dengan Berbekal Buku Catatan Semasa Sekolah
Ilustrasi mengajar dengan berbekal buku catatan pelajaran semasa sekolah (foto: doc.matrapendidikan.com)

Berbekal buku catatan pelajaran semasa Sekolah Menengah Pertama dan SMA, saya mengajarkan bahan Fisika di Sekolah Menengah Pertama PSM Atas Ngarai dan MTs serta Sekolah Menengan Atas Muhammadyah Aur Kuning Atas, serta mengajar Kimia di Sekolah Menengan Atas Karya Bhakti Terminal Aur Kuning.

Mengapa memakai buku catatan semasa sekolah untuk mengajar di ruang kelas? Berikut alasannya:

1.Buku paket pegangan siswa yang akan saya latih di sekolah, sama dengan buku paket pegangan yang saya gunakan semasa Sekolah Menengah Pertama maupun SMA.

2.Agar dalam menghadapi murid waktu mengajar, saya sanggup membayangkan diri saya sewaktu jadi murid di sekolah.

3.Membaca dan membawa buku catatan pelajaran usang semasa sekolah Sekolah Menengah Pertama dan SMA, saya akan lebih gampang pertanda pelajaran.

4.Kurikulum semasa saya jadi murid sama dengan kurikulum saat saya telah menjadi guru. Dulu kurikulum rata-rata berganti setiap 10 tahun sekali.

Masa sekolah di Sekolah Menengah Pertama dan SMA

Tidak absurd waktu itu, pun masa milennial ini (semestinya), buku catatan pelajaran semasa jadi murid dulu sanggup digunakan lagi untuk mengajar saat telah menjadi guru.

Masa bersekolah saya di SMPN Singkarak (sekarang Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 X Koto Singkarak)  tahun 1982 sd 1985. Guru Fisika saya berjulukan bapak M.Nazir, Ibuk Heriyati dan ibuk Roslaini.

Kemudian masa di Sekolah Menengan Atas tahun 1985 sd 1988. Guru Fisika saya berjulukan ibuk Nurdeli dan bapak M.Luthan. Sementara guru Kimia saya bapak Maverdi Ayang Pituan.

Kebiasaan saya masa sekolah ialah menyimpan rapi buku catatan, sehabis ujian semester atau ujian naik kelas. Apalagi saat SMP, gambar sampul buku tulis umumnya gambar artis. Misalnya yang saya ingat Iis Sugianto. Gambar artis pada buku telah mendorong saya untuk menyimpan setiap buku catatan bergambar sehabis digunakan.

Saya simpan semua catatan yang habis digunakan di dalam kardus bekas mi instan dan diikat kemudian ditaruh di atas langit-langit rumah.

Dan, ternyata apa yang saya lakukan semasa sekolah. Selalu menyimpang rapi buku catatan pelajaran setiap pergantian semester atau kenaikan kelas. Berguna kembali sesudah saya menjadi guru pertama kali tahun 1993.  

Buku catatan pelajaran semasa sekolah telah menjadi bekal mengajar saat saya gres menjadi guru. 

Demikianlah sekadar sharing  sekaligus sebagai wangsit ringan untuk pengunjung matrapendidikan.com yang budiman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar